Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Online Coupons
Rifka Annisa Women's Crisis Center

VideoJan 13, '09 12:22 AM
for everyone
Ini adalah karya ILM yang menjadi pemenang dalam Lomba kemaren.

Pemilihan karya ini sebagai pemenang adalah hasil keputusan Tim Juri yang terdiri atas tiga orang yang memiliki kompetensi dalam penggunaan media sbg sarana sosialisasi. Mereka adalah: Ramdhan (mewakili pekerja seni audiovisual), Amin (aktivis perempuan) dan Dina (akademisi, dosen komunikasi Atmajaya Yogyakarta)

Ide ceritanya segar meskipun unsur sinematografinya belum tergarap. Namun kami melihat bahwa karya ini LAYAK dijadikan media sosialisasi untuk MERUBAH pola pikir masyarakat yang selama ini menganggap laki laki memang seharusnya jadi "hero", sementara tujuan yang ingin kita capai adalah munculnya real boys yang peduli untuk memberdayakan perempuan bukan melestarikan pandangan bahwa perempuan adalah mahluk lemah dan real boys yang bisa menerima bahwa laki laki dan perempuan adalah setara.



Download this and other original video files with Multiply Premium.

darmawati wrote on Jan 13, '09
nayamul. selamat untuk yang membuat ini...
lawforwo wrote on Jan 13, '09
nayamul. selamat untuk yang membuat ini...
iya...
semoga temen-temen yang laen bisa tergerak membuat karya dengan konsep lain
jadi kalau Rifka mengadakan lomba serupa, siap diikutkan
;-)
balqmunk wrote on Jan 13, '09
hmmm...
jatiagung wrote on Jan 13, '09
ya... ya.... yaaaaaaa

*manggutmanggut*
dananghaswara wrote on Jan 13, '09
Sip..sip...Top....
lawforwo wrote on Jan 13, '09
Sip..sip...Top....
hehe..selamat yah
hadiahnya sudah diterima kan?
salam buat anggota tim yg lain
;-)
adiapriana wrote on Jan 21, '09
"Sungguh Memperihatinkan."

Jika akan mengadakan EVENT(LOMBA)
Mestinya KONSISTEN pada PERATURAN yang di buat SEBELUMNYA.
JANGAN sampai "MERUBAH KETENTUAN DI AKHIR ACARA". Terutama
TIDAK adanya kejelasan mengapa hanya ada SATU
juara ? "Dimana JUARA 2 DAN 3 sesuai ketentuan AWAL? "

Saya sudah berkali-kali mengikuti kompetisi tingkat NASIONAL
tapi BARU kali ini mengalami PENYIMPANGAN peraturan.

Ini bukan prihal karena menginginkan JUMLAH HADIAH yang nyatanya TAK SEBERAPA.
Tapi menyangkut HAK CIPTA (Kekayaan Intelektual) dan HARGA DIRI saya
sebagai seorang yang PROFESIONAL yang akan melindungi hasil
kreatifitas saya & tidak akan saya biarkan DIREBUT secara DIAM-DIAM.

Saya bukan mempermasalahkan bagaimana hasil peserta lomba yang lain,
tapi PERATURAN awal harus DITEPATI. Di garis bawahi: DITEPATI.

"PERATUTAN AWAL HARUS DITEPATI"

Sepertinya KKN memang telah mendarah daging di Indonesia.
Sampai-sampai sering terjadi dalam ajang kompetisi.

Saran untuk perserta lomba yang lain agar lebih HATI-HATI
jika mengikuti suatu lomba, lihat dulu ORGANISASI yang mengadakan.
Apakah organisasi yang mengadakan memiliki latar belakang yang
JELAS, kompeten dan profesional. Jika TIDAK, sebaiknya BERHATI-HATI
agar tidak TERTIPU.

Dan SPORTIFITAS bukan hanya harus dijunjung oleh PESERTA lomba,
tapi juga PIHAK PENYELENGGARA.

Ada pepatah bijak sebelum kita berkompetisi:

"KEJAHATAN TERJADI BUKAN HANYA KARENA NIAT PELAKU,
TAPI JUGA KESEMPATAN."
WASPADALAH...!
WASPADALAH...!


Thanks.
"REAL WOMANS CARE OTHER'S"




lawforwo wrote on Jan 30, '09
"Sungguh Memperihatinkan."

Jika akan mengadakan EVENT(LOMBA)
Mestinya KONSISTEN pada PERATURAN yang di buat SEBELUMNYA.
JANGAN sampai "MERUBAH KETENTUAN DI AKHIR ACARA". Terutama
TIDAK adanya kejelasan mengapa hanya ada SATU
juara ? "Dimana JUARA 2 DAN 3 sesuai ketentuan AWAL? "

Saya sudah berkali-kali mengikuti kompetisi tingkat NASIONAL
tapi BARU kali ini mengalami PENYIMPANGAN peraturan.

Ini bukan prihal karena menginginkan JUMLAH HADIAH yang nyatanya TAK SEBERAPA.
Tapi menyangkut HAK CIPTA (Kekayaan Intelektual) dan HARGA DIRI saya
sebagai seorang yang PROFESIONAL yang akan melindungi hasil
kreatifitas saya & tidak akan saya biarkan DIREBUT secara DIAM-DIAM.

Saya bukan mempermasalahkan bagaimana hasil peserta lomba yang lain,
tapi PERATURAN awal harus DITEPATI. Di garis bawahi: DITEPATI.

"PERATUTAN AWAL HARUS DITEPATI"

Sepertinya KKN memang telah mendarah daging di Indonesia.
Sampai-sampai sering terjadi dalam ajang kompetisi.

Saran untuk perserta lomba yang lain agar lebih HATI-HATI
jika mengikuti suatu lomba, lihat dulu ORGANISASI yang mengadakan.
Apakah organisasi yang mengadakan memiliki latar belakang yang
JELAS, kompeten dan profesional. Jika TIDAK, sebaiknya BERHATI-HATI
agar tidak TERTIPU.

Dan SPORTIFITAS bukan hanya harus dijunjung oleh PESERTA lomba,
tapi juga PIHAK PENYELENGGARA.

Ada pepatah bijak sebelum kita berkompetisi:

"KEJAHATAN TERJADI BUKAN HANYA KARENA NIAT PELAKU,
TAPI JUGA KESEMPATAN."
WASPADALAH...!
WASPADALAH...!


Thanks.
"REAL WOMANS CARE OTHER'S"




terimakasih..

kami sudah menjawab dengan lengkap semuanya
jika masih ada yang belum puas..kami sadar kami tidak bisa membuat semua orang menjadi pemenang..
Add a Comment